Quote : 4

nida / November 7, 2018

” …. seringkali kita bersiap untuk menerima tapi belum tentu kita siap untuk kehilangan.” ( Nida, Maret 2018 )

Quote : 3

nida / November 7, 2018

Karena, pada setiap kematian kita dapat berkaca. Bahwa tidak pernah ada hakikat memiliki. Bahwa pulang adalah niscaya. ( Nida, Oktober 2016 )

Surat Yang Diminta

nida / November 6, 2018

Teruntuk yang memintaku menuliskan sepucuk surat dan kemudian aku tuliskan walaupun aku nggak tahu harus darimana memulai kata. Bagaimana hari-harimu? Apakah berjalan dengan lancar, sebagaimana seharusnya atau mungkin banyak rintangan seperti sudut jalan yang berkerikil? Hari ini nggak terlalu panas. Sepertinya suhu udara sedikit menurun walaupun masih cukup terik untuk ukuran kota ini. Lantas kapan hujan akan turun? Sudut kota…

Read More

Berbekal Scabies Cream

nida / November 1, 2018

Sebuah grup pecinta kucing yang memberiku ide seperti ini. Tentang apa yang bisa dibawa saat bepergian dan menemukan teman-teman kucing yang bisa diberi makanan atau pengobatan sederhana. Selain berbekal dry-food, jangan lupa juga membawa perlengkapan tambahan seperti scabies cream, cotton bud, betadine, kain kassa, sarung tangan dan gunting. Aku sering makan di DPR kawasan Erlangga Raya. Di antara gerobak makanan…

Read More

Quote : 2

nida / November 1, 2018

Pada akhirnya adalah bagaimana kita mengolah rasa sedih, duka, amarah juga cinta, menjadi pengobar semangat untuk terus menebar kebaikan. ( Nida, Desember 2015 )

Susu Yang Tersisa

nida / October 31, 2018

Terburu-buru aku menyeduh air panas yang sengaja kubuat untuk mengawali harimu. Aku tahu bahwa aku sudah terlambat, jalanan pasti sudah padat namun aku ingin memastikan secangkir susu panas dan air mineral tersaji dimeja kerja milikmu, tak lupa kuselipkan pesan dilayar monitor karena aku, sebagai orang terdekatmu, ingin hari-harimu berjalan dengan semangat dan bahagia. • “Jangan lupa dihabiskan ya? Susu ini…

Read More

Wilujeng Milangkala, Ais

nida / October 31, 2018

Setiap hari lahirnya, meskipun sudah lewat dari 3 tahun, rasanya masih seperti kemarin sore. Menahan rasa sakit sembari berusaha nggak panik dengan cara nggak kasih tau orang rumah kalau aku mulai kontraksi dan sedikit pendarahan. Berbeda dengan kelahiran anak pertama yang serba panik dan terburu-buru, kali ini aku melewatinya dengan diam, tenang. Saat rasa sakit datang, aku menggigit kain untuk…

Read More

Berpamitan

nida / October 29, 2018

Kamu kalau mau pergi harus pamitan dulu nggak? Bukannya pamitan itu kuno? Bisa pamitan lewat video call atau sekadar teks whatsapp. Canggih dan praktis kan? ———— * Masalahnya nggak sesederhana itu. Pergi itu bukan masalah bisa berpamitan singkat via teknologi. Berpamitan terlihat sepele namun punya efek besar dibelakangnya. Biar aku beri contohnya. Sebelum kamu atau pasanganmu akan bepergian dengan pesawat…

Read More

3 Orang dalam 2 Hari

nida / October 29, 2018

Kamis Makan siang berdua dengan Elita. Setelah itu kami mencari kudapan pisang cokelat di sekitar RS Roemani. Saat melewati tikungan PWM, aku lihat ada seorang pria tua mengenakan ransel sedang jongkok di sudut pagar, tangannya bergerak seperti sedang memegang sesuatu. Ternyata ada kucing disitu dan pria itu sedang membelai kepalanya. Didekatnya ada bungkusan nasi pindang. Saat aku dekati ( Untungnya…

Read More

Diam-Diam

nida / August 19, 2018

Kamu, Sadarkah kalau aku sering sekali menggambil potretmu diam-diam? Dari belakang saat kamu berjalan? Dari samping saat kamu sedang asyik menyelesaikan pekerjaan troubleshoot yang menurutku teramat rumit itu? atau saat kamu sedang bercanda dengan rekan-rekan kerjamu? Bahkan saat kamu sedang memasak didapur untuk makan kita berdua. Itulah kenapa aku seringkali mengambil jarak saat kita berjalan bersama. Supaya aku bisa mengabadikanmu…

Read More